Konstruksi Baja Jembatan

Konstruksi Baja Jembatan

Konstruksi Baja Jembatan - Baja merupakan salah satu bahan yang paling sering digunakan untuk membangun gedung atau bangunan besar bahkan jembatan. Alasan mengapa bahan baja ini dipilih yaitu karena daya tahannya yang cukup kuat dan cocok digunakan untuk bahan dasar pembangunan. Selain itu beberapa hal lainnya juga membuat baja menjadi salah satu pilihan dalam segala jenis pembangunan lainnya.

Konstruksi Baja Jembatan
Konstruksi Baja Jembatan 

Mengapa konstruksi jembatan menggunakan baja?

Selain karena daya tahan yang cukup kuat jika dibandingkan dengan konstruksi bahan lainnya, beberapa alasan lainnya juga telah menjadi pertimbangan konstruksi baja jembatan diantaranya yaitu konstruksi dengan bahan baja dapat lebih mudah mengikuti bentuk arsitektur. Pemasangan dan pembongkaran konstruksi baja jembatan ini pun dapat dilakukan dengan cepat tanpa adanya bahan yang terbuang.

Jika Anda membandingkannya dengan konstruksi bahan kayu yang ramah lingkungan, maka Anda tidak perlu khawatir karena konstruksi baja jembatan ini juga dapat dikatan sebagai konstruksi yang ramah lingkungan dengan daya tahan yang besar. Tingkat keselamatan pun akan tinggi jika menggunakan konstruksi baja jembatan ini.

Pertimbangan dalam konstruksi baja jembatan?

Dalam proses konstruksi baja jembatan tentu ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Hal pertama yang harus diperhatikan dalam proses tersebut yaitu kualitas dari setiap batang seharusnya tetap terjaga. Anda harus memilih batang baja yang lurus atau tidak bengkok. Hal ini akan memengaruhi struktur pembangunan jembatan. Oleh karenanya baik dalam proses pengangkutan, penyimpanan, dan pemasangan harus dilakukan dengan hati-hati.
Konstruksi Baja Jembatan
Konstruksi Baja Jembatan 
Selain kualitas dari batang baja yang digunakan, hal lain yang harus dipertimbangkan yaitu bahan lain yang digunakan dalam proses pemasangan. Hal ini dikarenakan meskipun batang baja yang digunakan dalam kondisi atau kualitas yang baik akan tetapi jika bahan perangkainya tidak tepat maka akan mengurangi kualitas dari jembatan yang dibangun. Oleh karenanya ketika akan membangun jembatan dengan bahan baja maka ketahui terlebih dahulu fungsi atau beban yang akan diterima dari jembatan itu.

Selain pertimbangan mengenai bahan yang akan digunakan, hal lainnya yang perlu dipertimbangkan yaitu cara pemasangan jembatan yang paling sesuai. Seperti yang Anda ketahui bahwa jembatan sendiri memiliki jenis yang beragam mulai dari konstruksi jembatan sungai, jembatan jalan raya, atau jembatan lainnya. Dari setiap jenis jembatan itulah maka pemilihan cara pemasangan akan menentukan baik tidaknya hasil konstruksi. Selain itu panjang jembatan yang akan dibangun juga akan menentukan desain dari jembatan itu sendiri.
Apabila Anda tengah membangun jembatan di atas sungai, maka Anda perlu memerhatikan kondisi sungai seperti lebar, sempit, dalam, dangkal, berarus desar, berpasir, atau hal-hal lainnya. Selain itu Anda juga perlu memerhatikan apakah terdapat bahan dan peralatan yang mencukupi atau memadai yang dekat dengan lokasi pembangunan. Banyaknya batang baja dan pekerja juga perlu diperhatikan dalam konstruksi baja jembatan.

Macam-macam konstruksi baja jembatan 

Ada beberapa macam jembatan yang menggunakan konstruksi baja seperti jembatan balok (the beam bridge), jembatan baja dinding penuh (The Plate Girders Bridge), jembatan rangka sederhana (Simple Truss Bridge), jembatan rangka menerus (Contious Bridge Trusses), jembatan kantilever (Cantilever Bridge), jembatan lengkung (Steel Arches Bridge), dan jembatan gantung (Suspension Bridge).

Apabila dilihat dari panjangnya jembatan maka jembatan balok memiliki panjang kurang lebih 15 sampai 36 meter, jembatan baja dinding penuh memiliki panjang kurang lebih 24 sampai 45 meter, jembatn rangka sederhana dengan panjang kurang lebih 45 sampai 180 meter, jembatan rangka menerus juga memiliki panjang 45 sampai 180 meter, jembatan kantilever dengan panjang75 sampai  540 meter, jembatan lengkung dengan panjang 30 sampai 540 meter, dan jembatan gantung yang memiliki panjang kurang lebih 120 sampai 3.000 meter.