Konstruksi Baja Kanal C

Konstruksi Baja Kanal C

Konstruksi Baja Kanal C - Baja merupakan salah satu bahan yang biasa digunakan untuk membangun baik gedung, pertokoan, bahkan jembatan. Penggunaan bahan baja ini juga termasuk cukup dipilih banyak masyarakat. Pemilihan bahan baja tentu bukan karena tanpa alasan. Kepraktisan dan kemudahan serta kemurahan penggunaan bahan baja untuk pembangunan menjadi salah satu penyebab semakin digemarinya bahan bangunan yang satu ini.

Lantas apakah bahan baja dapat digunakan untuk membangun setiap jenis bangunan? Tentu untuk membangun jenis bangunan tertentu Anda harus memperhatikan dan mempertimbangkan banyak hal termasuk pemilihan jenis baja yang akan digunakan. Mengapa begitu? Tentu karena ada cukup banyak jenis baja yang bisa dan biasa digunakan untuk konstruksi bangunan modern, salah satunya yaitu baja kanal C.
Jenis- jenis baja selain baja kanal C

Konstruksi Baja Kanal C
Konstruksi Baja Kanal C 
Beberapa jenis baja yang bisa dan biasa digunakan untuk konstruksi bangunan modern antara lain baja wide flange (IWF), baja kanal U (UNP), baja lipped channel (CNP), baja siku, dan ada pula baja T- Beam (Hot Rolled). Dari beragam jenis baja tersebut tentu memiliki ciri atau karakteristik struktur baja yang berbeda-beda. Dari perbedaan itulah biasanya pertimbangan penggunaan jenis baja akan muncul.

Baja wide flange (IWF) merupakan salah satu dari sekian jenis baja yang paling sering digunakan dalam konstruksi bangunan. Biasanya baja jenis IWF ini digunakan untuk konstruksi tiang, kanopi, dan kolom jembatan. Baja kanal U hampir sama dengan baja wide flange hanya saja baja kanal U ini jarang digunakan karena lebih mudah mengalami lekukan. Lekukan ini biasanya disebabkan oleh waktu dan kontur cuaca yang menganggu.

Baja lipped channel (CNP) disebut juga sebagai baja kanal C. Konstruksi baja kanal C ini biasanya sering digunakan untuk konstruksi yang cukup rumit. Contoh konstruksi yang biasanya menggunakan baja kanal C yaitu girts atau penutup dinding.

Mengapa Konstruksi Baja Kanal C?

Baja kanal C merupakan jenis baja yang memiliki tampilan seperti huruf C. Hal ini dikarenakan besi kanal CNP atau yang lebih dikenal dengan besi kanal C ini menggunakan bahan CRC (Cold Rolled Coil) yang dibentuk dengan metode cutting dan bending. Selain disebut sebagai baja kanal C, baja CNP ini juga memiliki istilah lainnya seperti balok purlin, kanal C, C- channel, dan profil C. Jika dilihat dari ukuran standarnya, maka baja kanal C ini memiliki panjang standar 6 meter dengan beberapa dimensi ukuran yang berbeda-beda.

Meskipun memiliki dimensi ukuran yang berbeda-beda, ukuran keebalan material CNP ini terbatas sampai 3,2 mm saja. Dengan karakteristiknya ini maka biasanya maerial CNP digunakan untuk bahan konstruksi bangunan sebagai tahanan atau rangka atap (purlin) selain sebagai bahan konstruksi bangunan. Pemilihan penggunaan bahan baja jenis baja kanal C ini biasanya didasarkan atas fungsi dan jenis bangunan yang akan dibangun.

Bagaimana ukuran pada baja kanal C?

Dalam konstruksi baja kanal C tentu akan diawali dengan pemilihan jenis ukuran baja kanal C. Pemilihan ukuran ini dilakukan bukan tanpa alasan. Setiap jenis bangunan yang akan dibangun tentu harus disesuaikan dengan ukuran baja yang tepat. Jangan sampai meletakkan jenis baja dengan ukuran yang tidak sesuai dengan jenis bangunan. Hal tersebut akan merusak kokohnya bangunan serta mengganggu fungsi dari bangunan itu sendiri.

Lantas untuk kontruksi baja kanal C ukuran yang bisa digunakan terdiri dari ukuran penampung dan ukuran kaki. Ukuran penampung sendiri terdiri dari ukuran 75 sampai 200 mm. Sedangkan ukuran kakinya terbagi menjadi beberapa jenis ukuran yaitu 45, 50, dan 60 mm.

Dengan mengetahui jenis ukuran dari baja kanal C ini tentu Anda akan dapat lebih mudah dalam menentukan pilihan baja serta merencanakan biaya pembangunan. Mengapa? Karena setiap jenis baja tentu memiliki harga yang berbeda- beda. Oleh karenanya sebelum Anda memulai konstruksi baja kanal C maka sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan pihak ahli.