Konstruksi Baja Kastela

Konstruksi Baja Kastela

Dalam dunia konstruksi ada cukup banyak pengetahuan yang harus dimiliki sebelum seseorang memutuskan untuk melakukan pembangunan baik gedung, pertokoan, rumah, bahkan jembatan sekalipun. Beberapa pengetahuan tersebut salah satunya yaitu untuk mengetahui adanya pilihan jenis bahan yang bisa digunakan untuk konstruksi bangunan.

Mengapa begitu? Tentu pengetahuan tentang pilihan jenis- jenis bahan konstruksi sangat diperlukan mengingat setiap jenis bahan memiliki keunggulan dan kelemahannya masing- masing. Selain itu, dalam setiap jenis pembangunan pula pasti akan memiliki perbedaan dalam karakteristik bangunan ataupun fungsi bangunan itu sendiri. Dengan adanya pengetahuan tentang cukup banyaknya pilihan jenis bahan konstruksi maka akan meminimalisir terjadinya kesalahan dalam memilih.

Tentu Anda merupakan salah satu orang yang tidak ingin salah dalam mengambil keputusan bukan? Jangan sampai keputusan Anda dalam memilih bahan konstruksi kurang tepat sehingga mengurangi esensi dari bangunan Anda bahkan sampai menurunkan kualitas hasil konstruksi. Karenanya perlu Anda ketahui beberapa jenis bahan konstruksi yang dapat Anda pertimbangkan nantinya.

Mungkin beberapa di antara Anda telah mengetahui beberapa jenis bahan bangunan seperti baja ringan, baja konvensional, baja kanal U, baja kanal C, baja siku, dan lain-lain. Lantas selain beberapa jenis tersebut apakah Anda telah mengetahui mengenai honey comb beam atau lebih sering dikenal dengan sebutan balok kastela?

Seperti apa balok kastela itu?

Seperti namanya, balok kastelah merupakan salah satu bahan konstruksi yang berbentuk balok. Balok kastela (castelled beam) ini biasanya dipakai untuk konstruksi bentang panjang. Panjang bentang biasanya lebih dari 8 meter dengan 2 profil baja yang kemudian disatukan menjadi 1 untuk mendapatkan tinggi porfil yang sesuai. Alasan lain balok kastela disebut sebagai honey comb beam yaitu karena balok ini memiliki bentuk lubang segi enam yang mirip dengan sarang lebah (honey comb). Profil tersebut dilubangi tentu bukan karena alasan.
Konstruksi Baja Kastela
Konstruksi Baja Kastela 
Pelubangan pada profil ini dilakukan untuk memperkecil berat profil sendiri. Selain itu dengan adanya lubang profil ini maka sambungan las nya dapat lebih efektif dan efisien. Jika dilihat dari besar sudut kemiringannya, maka jenis ini memiliki sudut kemiringan ɵ antara 45’ sampai 70’. Sedangkan pemakaian di lapangan biasanya menggunakan yang bersudut 45’ dan 60’. Nah, dalam penentuan besar sudut pun tidak secara random atau acak karena ada analisis perhitungan tersendiri dalam menentukan besar sudut ini.
Jika dilihat dari proses pembuatannya, proses pembuatan castella beam ini dilakukan dengan cara pabrikasi. Pabrikasi yang dilakukan menggunakan operasi komputer untuk memotong baja dengan pola zig zag sepanjang badan profil. Penggunaan dari castella beam ini pun cukup beragam. Biasanya castella beam ini lebih ideal jika digunakan untuk keperluan struktur dengan tipe bangunan yang terbuka dan memiliki ruang yang cukup luas.

Beberapa bangunan bisa menggunakan castella beam ini contohnya garasi parkir, bangunan industri, dan fasilitas warehouse, bangunan kantor, sekolah, rumah sakit, dan beberapa bangunan lainnya.
Nah, itu tadi ulasan informasi mengenai konstruksi baja kastela atau yang biasa disebut pula sebagai honey comb beam. Setelah mengetahui informasi di atas tentu kini Anda memiliki gambaran yang lebih banyak bukan mengenai jenis bahan yang digunakan dalam konstruksi. Oleh karenanya sebelum melakukan pembangunan atau konstruksi bangunan sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada pihak pihak yang ahli di bidang konstruksi.

Lagipula Anda tidak perlu lagi merasa khawatir atau kesulitan untuk mencari bantuan konsultasi perencanaan konstruksi. Mengapa? Tentu karena ada banyak sekali perusahaan- perusahaan yang menyediakan pelayanan konsultasi optimal. Anda hanya perlu mencari perusahaan sebagai mitra yang bisa Anda percaya. Cukup mudah bukan?